Bepergian Dengan 3 Batita

image

Gimana rasanya bepergian dengan tiga batita? Seruuuu deh pokoknya😉

Di lebaran pertama yang dialami twins, mau nggak mau kami berlima pergi agak jauh ke rumah orang tua dan mertua walaupun twins baru berusia sebulanan. Mobil penuh dengan carseat, suara tangis newborn twins silih berganti, ditimpali suara toddler yang lagi senang bertanya dan berdebat. Percuma menyalakan musik, kalah dengan suara 3 batita!

Buat saya, car seat sangat menolong untuk mengurangi kerepotan dalam perjalanan. Saya tidak perlu pusing dan khawatir melihat si kakak loncat kesana kemari atau mengganggu adik-adiknya karena dia duduk di carseat. Saya juga tidak perlu capek menggendong twins. Nggak mungkin juga kan, menggendong 2 bayi sepanjang jalan? Saat Faryl menangis, saya angkat untuk disusui. Saat Mahisa gantian menangis, tinggal dudukkan Faryl dan susui Mahisa tanpa harus berakrobat. Kalau dua-duanya nangis? Pilih salah satu yang suaranya paling kencang😉 Saya nggak (belum?) berani tandem nursing di perjalanan. Si kakak ya urusan ayahnya di kursi depan.

Barang bawaan juga menjadi cerita lain. Sebenarnya saya orang yang ringkas. Ke RS bersama twins dan toddler, saya hanya bawa 1 tas biasa. Waktu belum ada anak, bepergian hingga sebulan pun cukup membawa satu cabin size luggage. Dengan 5 anggota keluarga ternyata pergi hanya 3 malam pun harus bawa koper besar!

Memilih waktu perjalanan juga penting. Di Jakarta dan akses keluar Jakarta yang seluruh jalanan rasanya macet, timing keberangkatan sangat penting untuk kenyamanan kami semua. Twins dan toddler sangat resah kalau mobil berhenti, jadi kami pergi sepagi mungkin untuk menghindari kemacetan. Tidak lupa untuk mengecek waze untuk memilih jalan yang akan dilalui.

Sementara ini saya baru berani pergi naik mobil. Mudah-mudahan kalau twins sudah lebih dari 6 bulan, saya punya nyali untuk membawa para batita ini traveling lebih jauh dengan moda transportasi lain🙂

PS :
Saya sempat kesulitan menemukan carseat yang ramping supaya muat 3 carseat berjejer di kursi belakang, yang dijual di Indonesia. Dari hasil browsing, ternyata combi coccoro ini ramping, bisa dipakai sejak newborn sampai 18kg, dan dijual resmi di Indonesia.

Lalu bagaimana membuat si kakak tenang dicarseat? Sama seperti adik-adiknya, sejak lahir kakak selalu diletakkan di carseat setiap naik mobil. 👌

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s