Critical Eleven, a Therapeutic Novel

image

Critical Eleven is very personal for me. It was very well written by @ikanatassa, which gave me therapeutic effect. I can relate to Anya, so I cried a lot at every single chapter.

I know how it feels when you live in different continent and different timezone with your husband. Meet for few weeks only, every few months, for years.

I know how it feels when you lost your baby, the one who can’t be hugged since his birth day.

I know how it breaks your heart when you heard of friend’s story of their pregnancy. Not because of your jealousy, but because of your loss.

I know how lonely you are, to feel the sorrow by yourself. Because you’re not having the trust to anybody, to talk about it.

I know how it feels, because I’ve experienced all of those things. I remember vividly, when I tried so hard to smile when I visit my newborn nephew, after being told that I might loss my baby. I lost the baby a week later, and dealt with the loss with my husband who went on duty thousands miles away from home.

This month is miscariage awareness. I give my heart to any mom who has gone through this. Yes, you’re a mom, with or without baby. You may find this novel as therapeutic as I do. I feel blessed after reading it.

Thank you for writing this book, Ika.

Bertualang Bersama Supernova

Saya sudah kenal Supernova sejak episode pertama “Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh” terbit dalam edisi kertas koran sekitar tahun 2001 (yang sayangnya bukunya tidak dikembalikan oleh peminjam). Buat saya yang saat itu masih jadi mahasiswa di perantauan, buku dengan kertas koran adalah ide brilian untuk penghematan kantong! Hasrat membaca tersalurkan tanpa harus membeli bajakan di Palasari 😉

Ide brilian @deelestari tidak cukup sampai di edisi kertas koran. Keping demi kepingnya sendiri brilian kalau tidak mau disebut gila. Saya yang pembaca novel-novel cheesy, bisa-bisanya terhipnotis dengan alur cerita Supernova sampai membaca ulang semua serinya. Continue reading

Perahu Kertas

Novel ini jadi novel ke-7 yang saya baca dalam 3 hari terakhir.  Sepertinya akan menutup liburan lebaran ini, setelah sekian lama nggak pernah baca gila2an kaya gini 😛 Nggak salah juga saya baca Perahu Kertas jadi yang terakhir, soalnya baguuss… Nggak terlalu berat seperti Supernova, tapi tetep bermakna.  Apalagi pas tau pembuatan novel ini cuma 55 hari, jadi tambah kagum sama dee. Continue reading

The Lonely Planet Story – Must Read! :)

Buku ini hasil hunting pas Gramedia lagi 30% all-items sale di Grand Openingnya Grand Indonesia seminggu yang lalu.  Nemunya juga nggak sengaja, tumben banget saya nggak tau ada buku ini… Tapi jadi salah satu buku favorit akhirnya.

Buku ini menceritakan perjalanan dan kisah sukses Lonely Planet.  Nggak seperti cerita sukses lain yang biasanya ditinjau dari sisi bisnis & pemasaran yang cenderung serius,  buku ini dikemas ringan dan diselipi cerita perjalanan Tony & Maureen Wheeler, pendirinya.  Continue reading

Ngantuk Tapi Seneng Abis Baca Divortiare :)

Semalam saya baru tidur jam 2.30.  Biasanya kalo baru bisa tidur jam 12 malem aja, pas bangun pagi ngerasa kurang tidur dan jadi cranky.  Lah ini tidurnya lebih pagi lagii… Tapi karna semalem nggak tidur gara2 baca divortiare, jadinya hepi deeehh… Saking serunya, saya sampai nggak bisa berhenti baca.  Alhasil hari ini nguantukkk luar biasa 😛 Another recommended metropop book!! Continue reading