Tunisia (Ternyata) Menyenangkan

Pertama kali saya tau akan pergi ke Tunisia, saya membayangkan negara-negara Mesir atau  Middle East seperti Arab Saudi atau Uni Emirat Arab : tandus, gurun, kalaupun ada hijau-hijau pohon, pasti artifisial.  Membayangkan disana akan kedinginan karena mulai masuk winter, dan mati gaya karena weekdays tidak bisa kemana-mana.  Saya juga membayangkan Tunisia seperti negara Afrika lain yang terbelakang. Continue reading

Cerita – cerita Saat Menyeberang

Crossing the StreetSering merasa frustasi saat menyeberang jalan? Saya sering, apalagi kalau sedang berada di sekitar jalan Ciledug Raya atau Cipadu. Janganlah berharap pengendara motor menghormati pejalan kaki, rasanya malah semua motor ingin menyambar pejalan kaki yang “mengganggu” jalan mereka. Tapi chaos yang saya hadapi tidak ada apa-apanya dibandingkan saat harus menyeberang di Ho Chi Minh City. Continue reading

Wisata Kuliner di Melbourne

Selama berada di city, terasa sekali bahwa Melbourne adalah melting pot.  Fakta bahwa Melbourne adalah kota terpadat kedua di Australia dan banyaknya orang Asia yang beredar di city, membuat makanan dari segala penjuru dunia juga ada disini.  Saya tidak perlu bingung mencari nasi untuk ayah saya, karena restoran yang menjual masakan asia tersebar di city.  Berikut beberapa makanan yang sempat saya cicipi :

Sofia's Chicken SaladHome-made pasta dan chicken caesar garden salad di Sofia, Camberwell Continue reading

Stranded in Bali

Stranded in BaliSaya tidak pernah bermimpi ke Bali dalam keadaan luar biasa. Mayoritas orang yang bepergian ke Bali tentu karena ingin berlibur, atau seburuk-buruknya karena ada pekerjaan. Tanggal 16 Desember kemarin, akhirnya untuk pertama kalinya saya mengalami emosi campur aduk karena ‘salah tujuan’. Rencananya sih terbang ke Jakarta, tapi apa daya kami malah mendarat di Bandara Ngurah Rai.
Continue reading

Jajan (Sambil Jongkok) di Saigon

Saya merasa kurang lengkap mengunjungi Vietnam kalau tidak mencoba salah satu makanannya yang sudah mendunia : pho.  Saya juga merasa pho yang paling autentik adalah yang banyak dikunjungi orang lokal.  Dengan perasaan itulah, saat akhirnya saya ke Saigon atau sekarang dikenal dengan nama Ho Chi Minh City (HCMC), saya dan teman-teman berburu pho Continue reading

Kenapa Suka Solo?

Solo yang dimaksud disini bukan kata yang bermakna satu atau tunggal, tapi nama sebuah kota di Jawa Tengah yang juga dikenal secara administratif dengan nama Surakarta.  Banyak fakta menarik dari kota ini, tapi buat diri saya pribadi, kota ini sangat penting artinya. Sedemikian pentingnya hingga kalau kota ini tidak ada, saya pun tidak akan ada di dunia ini karena telah menjadi tempat lahir saya. Mama & Bapak, kedua orang tua saya, lahir dan besar di Solo.  Orang tua mereka (eyang-eyang saya) juga tumbuh besar di kota ini.

Tempat wajib kunjung saya sekarang ini adalah TPU Bonoloyo dimana eyang dari Bapak dimakamkan, dan makam keluarga di Gentan dekat Pajang untuk keluarga Mama.  Kalau tempat wajib kunjung saya dalam hal makanan : soto ayam ngGading, sate buntel Mbok Galak di Sumber, Continue reading